Setelah beberapa minggu postingan ini ngendon di draft, akhirnya saya publish juga untuk membayar utang janji untuk mereview buku pertama dari novelis ternama Khaled Hosseini. Oh ya, saya juga sudah nonton filmnya. Sudah siap pemirsa? mari kita simak reviewnya.
the REVIEWS
The Kite Runner menceritakan tentang Amir, seorang anak lelaki yang hidupnya dihantui oleh rasa bersalah akibat mengkhianati sahabat kecilnya Hassan, putra dari pembantu ayahnya. Awalnya dilatar belakangi kehidupan Afghanistan sebelum adanya invasi Rusia, dan dilanjutkan hingga kekacauan di Afghanistan bergejolak, mulai invasi Rusia sampai dengan rezim Taliban.
Amir dan Hassan selalu menghabiskan waktu bermain bersama-sama, Amir selalu membacakan buku cerita untuk Hassan dan Hassan sangat menyukai semua cerita yang dibacakan Amir. Baba, ayah Amir; sangat menyayangi keduanya. Tetapi Amir merasa bahwa Baba-nya lebih bangga terhadap Hassan yang merupakan cerminan anak lelaki impiannya. Dalam segala hal, Hassan selalu membantu dan melindungi Amir, satu hal yang tidak bisa dilakukan sendiri olehnya. Hingga suatu saat, sebuah tragedi terjadi dan seperti biasanya Hassan tetaplah seorang pahlawan tanpa tanda jasa baginya.
Aku memiliki satu kesempatan terakhir untuk mengambil keputusan,
untuk menentukan apa jadinya diriku.
Aku bisa melangkah memasuki gang itu,
membela Hassan dan menerima apa pun yang mungkin menimpaku.
Atau aku bisa melarikan diri.
Akhirnya, aku melarikan diri.
Ya, Amir telah mengkhianati Hassan, satu-satunya sahabatnya. Saudaranya. Rasa bersalah menghantuinya. Menyingkirkan Hassan dari kehidupannya adalah satu-satunya pilihan yang ada. Namun setelah Hassan pergi, tak ada lagi yang tersisa dari masa kecilnya. Seperti layang-layang putus, sebagian dari dirinya terbang bersama angin.
Namun, sejauh apapun Amir mencoba menyingkirkan Hassan dari kehidupannya tetap saja kenangan itu datang. Amir Khan, sahabat Baba memberikan kabar yang mengejutkan bahwa Hassan tak lain adalah saudara tirinya, yang telah dikhianatinya. Lalu, ia meminta bantuan Amir untuk menyelamatkan anak Hassan yang terjerat dalam kekacauan di Afghanistan, seperti Hassan yang selalu menyelamatkannya. Dan Amir harus mengambil sebuah keputusan, kembali menuju kebaikan untuk menebus kesalahannya pada Hassan.
the BOOKS
Buku ini bagus banget pemirsa, benar-benar mengharukan. Dibandingkan dengan A Thousand Splendid Suns, buku ini lebih menyentuh walaupun saya juga gak sampe menangis tersedu-sedu saat membacanya. Bisa gregetan sendiri pokoknya pas baca, kok bisaaa gitu yaa… Gak rugi saya nunggu lama buat minjem bukunya dari jeunk Farida
Satu quote yang saya suka : “Untukmu ke seribu kalinya,”
Adakah yang mau menjadi ‘Hassan’ untukku *najong*
the MOVIES
Berbeda dengan komentar saya tentang bukunya, filmnya ini sedikit membingungkan. Kalo orang gak pernah baca bukunya pasti bingung maksudnya gimana, kok tiba-tiba gini? lho kok sekarang gini?
Hmm… ato mungkin saya yang kurang cerdas ya? *dzzingghh*
Tapi menurut saya, buku kalo difilmkan mesti bikin kecewa. Pasti masih bagusan bukunya
Untuk casting pemainnya, TOP! Satu aja yang kurang, kalo di buku Hassan kan sumbing tuh… jadi harusnya ada bekas operasinya di bibir atas, tapi di filmnya gak ada
But overall, baguslah… apalagi kalo ada versi extendednya, pasti TOP MARKOTOP hehe…
Popularity: 37% [?]